숙박후기

Apa Itu Backlink Natural + 12 Cara Mendapatkannya Untuk Pemula

페이지 정보

작성자 Gilbert 작성일22-06-30 06:02 조회7회 댓글0건

본문

Apakah Anda berada di persimpangan jalan SEO yang penuh liku brother? Dan mulai termotivasi dengan panduan SEO di luar sana. Yang mengajarkan Anda untuk berfokus membangun strategi link building secara natural.

Jika Anda salah satu penganut teori backlink alami yang berpegang teguh bahwa, itu tautan benar-benar muncul secara organik "tanpa campur tangan" Anda, pertanyaannya apakah mungkin; itu didapatkan hanya dengan membuat konten luar biasa?

Apakah ada cara lain untuk setidaknya, mempengaruhi agar Anda mendapatkannya?

Sebelum kita menyelam lebih jauh, mari kita definisikan terlebih dahulu apa itu backlink natural secara konkret. Agar dalam prosesnya, Anda benar-benar tahu bentuk dan cirinya. Dimana pada akhirnya, Anda mampu mendapatkannya dengan cara yang efektif.

Apa Itu Backlink Natural?
Sesuai dengan namanya, backlink natural adalah jenis tautan masuk yang secara alami terjadi karena; situs Anda layak ditautkan. Mungkin sebagai sumber rujukan atau Anda memang layak di promosikan karena dianggap luar biasa.

Jika tidak! Maka berdo’a lah.. Agar, di tengah hingar-bingar dunia internet yang penuh kesibukan ini, orang-orang dermawan tergerak untuk peduli dengan nasib Anda.

Tapi apakah hanya itu yang disebut backlink natural?

Dalam perspektif SEO, ada banyak ‘banget’ istilah tentang backlink. Namun, terkhusus definisi backlink alami, sebagian besar penjelasan masih agak kabur. Apalagi bagi orang-orang yang baru belajar SEO, jelas bingung.

Orang Google seperti Matt Cutts sendiri, pernah berbicara bahwa tautan alami lebih baik dari pada tidak alami. Namun, tidak menjelaskan secara gamblang klasifikasi yang bagaimana backlink natural itu.

Selain, hanya memberi gambaran samar bahwa, upaya orang-orang SEO untuk memperoleh tautan dengan menghubunginya melalui e-mail (yang dianggap SPAM), itu tidak alami.

Asumsi logisnya, Anda hanya perlu membuat konten yang maha menarik untuk menginspirasi orang menautkannya. Selanjutnya, serahkan pada alam yang menentukannya.

Kabar buruknya, bahkan konten terbaik dan berkilat-kilat pun, masih dapat tetap tersembunyi dari pandangan orang yang diharapkan. Jika Anda tidak menyodorkan secara strategi ke hadapan mereka.

Saya tidak mengatakan mustahil, tapi akan sulit untuk para pemula dengan situs kecilnya, untuk mendapat perhatian dari khalayak.

Sementara, halaman mesin pencari telah di isi penuh oleh situs web yang memilik otoritas tinggi. Dan menyedot perhatian orang yang paling Anda harapkan untuk memberi tautan.

Otoritas situs web di mesin pencari, itu diukur oleh kuantitas dan kualitas backlink yang dimiliki.

Anda benar-benar berada dalam sebuah dilema. Hohoho..

Jangan menyerah kawan, halaman ini siap mengeluarkan Anda dari perputaran masalah cara mendapatkan backlink natural itu.

Membaca logika algoritma Google
Google dan berbagai mesin pencari di luar sana, menghitung dan mengkalkulasi setiap tautan sebagai faktor peringkat, menggunakan algoritma. Jadi, terlepas bagaimana cara tautan itu terjadi, sepanjang sesuai dengan logika algoritma, tautan lolos dan dianggap sebagai natural.

Sementara, tautan yang bisa saja terjadi secara alami, karena berbagai faktor dapat saja berujung buruk. Karena di anggap menyalahi aturan.

Sebagai gambaran, sepanjang kami mengelola situs ini, kami telah menolak backlink berkualitas sangat rendah (cenderung SPAM) dalam jumlah yang sangat banyak.

Itu adalah tautan yang muncul secara "alami" karena terjadi tanpa campur tangan kami. Yang datang entah dari mana ― saya tidak mau menyebut bahwa itu kiriman kompetitor.

Di titik ini, kita perlu sepakat bahwa, backlink alami itu bukan semata-mata muncul secara organik atau terjadi tanpa campur tangan Anda.

Ada faktor-faktor yang menjadi nilai, sehingga dianggap alami.

Sebenarnya, kami telah mengulas secara mendalam terkait bagaimana cara Google menilai backlink berkualitas atau tidak berkualitas; dalam 7 aturan pembuatan backlink.

Aturan penting yang sebenarnya bukan rahasia, itu merujuk pada paten Google’s Reasonable Surfer Model. Dimana menjelaskan bahwa kualitas tautan, itu dinilai dari bagaimana cara pengguna memberlakukan tautan itu sendiri.

Pada paten tersebut, Google mencoba membaca kecenderungan wajar yang terjadi, saat orang berselancar di internet. Lalu mengklasifikasi jenis-jenis tautan yang bagaimana mampu memberi pengalaman yang baik pada pengguna mereka.

Ingat, apa pun yang dilakukan oleh Google tujuan utamanya adalah untuk memberi pengalaman pengguna yang baik dari mesin pencari mereka.

Secara alami, manusia cenderung melakukan klik pada tautan. Itu karena hyperlink secara default dibuat mencolok dari teks biasa pada halaman web. Fungsinya, sebagai penghubung dari satu file ke file lain. Dari satu halaman web ke halaman web lain. Dari satu situs ke satu situs lain.

Lalu bagaimana cara Google menilai bahwa tautan tersebut mampu memberi pengalaman yang baik pada pengguna. Itu sederhana, mereka akan membaca perilaku pengguna saat melakukan klik.

Jika pengguna menekan tombol kembali, sesaat setelah melakukan klik, itu sinyal bahwa tautan tersebut mengarah pada halaman yang tidak relevan. Yang artinya tidak memberi pengalaman yang baik.

Itulah mengapa, backlink berkualitas selalu menekankan tentang relevansi.

Relevansi di sini, itu berpatokan pada niat pengguna saat melakukan klik. Apakah tautan itu benar-benar memberi halaman sesuai dengan apa yang dijanjikan atau tidak.

Contoh, ketika Anda berada di halaman yang menulis tentang "Cara menulis artikel Jasa SEO Purwokerto" dan dalamnya Anda menemukan tautan dalam bentuk "anchor teks" atau frasa kata "contoh artikel SEO" namun, ketika Anda klik itu malah mengarahkan Anda ke halaman yang mengajak Anda bergabung ke bisnis trading, Anda merasa tertipu. Dan karena tidak suka, Anda menekan tombol kembali.

Sikap Anda menekan tombol kembali, itu sinyal bagi mesin pencari bahwa, tautan tersebut tidak terhubung ke halaman yang relevan. Dan memberi pengalaman yang buruk pada Anda.

Ciri Backlink Natural
Tautan natural itu seharusnya merujuk pada fungsi dari ide tautan itu diciptakan. Dimana seharusnya memiliki maksud dan tujuan yang jelas. Sebagai alat penghubung, Bukan memanipulasi mesin pencari untuk SEO, karena tautan digunakan sebagai faktor peringkat.

Berdasarkan fungsi tautan secara alami itu seharusnya;

Bersifat kontesktual: Konten di sekitar tautan, relevan dengan konten di halaman target.
Memberikan nilai bagi pengguna: Sebagai barometer pengalaman pengguna, halaman tujuan benar-benar menawarkan informasi tambahan tentang topik yang sesuai dengan apa yang dijanjikan melalui tautan itu.
Memiliki bentuk yang jelas: Tautan secara natural terlihat jelas dan terintegrasi dengan konten halaman dengan cara yang bermakna. Relevan dalam bentuk. Seperti ditempatkan pada frasa kata (anchor teks), gambar (banner), tombol CTA atau lainnya, yang menggambarkan halaman tujuan.
Jadi, tidak ada yang mengarah pada manipulasi. Dan apalagi tautan tersembunyi yang tidak memberi nilai apa-apa.

Tentu saja, ini hanya beberapa fitur dasar yang dapat Anda gunakan untuk menentukan jenis backlink natural.

Sebelum kita melangkah pada seni cara mendapat backlink natural dengan tangan Anda, mari kita bersepakat lagi; backlink natural itu dilihat dari fungsinya. Bukan secara dangkal terjadi secara organik semata.

Setiap tautan, ada tangan yang membuat. Baik itu secara organik mau pun non-organik. Jika tanganmu mampu membuat backlink yang memiliki fungsi dan sifat, sebagaimana yang telah kita bicarakan, itu adalah backlink natural.

Berfokuslah agar pengguna suka pada tautan yang Anda buat. Karena, ketika pengguna Google suka, otomatis Google juga suka.

Sepanjang tulisan ini, saya telah membuat beberapa tautan. Baik ke situs luar, mau pun ke halaman lain di situs ini. Itu secara otomatis menjadi backlink bagi halaman yang dituju.

Dari beberapa tautan yang saya buat, mungkin beberapa akan mendapat klik dari Anda. Klik yang Anda lakukan, itu terdorong oleh niat yang ada di dalam pikiran Anda. Dan menjadi berkualitas, saat halaman yang dituju tersebut, mampu memberi apa yang dijanjikan oleh tautan itu sendiri.

12 Cara Mendapat Backlink Alami
Konsep dasar backlink alami sudah ada ditangan Anda. Sekarang saatnya, Anda memasuki arena pertarungan sebenarnya.

Buat konten berkualitas tinggi dengan teknik copywriting yang menggugah. Ini pondasi! Agar, saat Anda mendapat lalu lintas rujukan dari backlink yang Anda buat nanti, itu tidak mengecewakan pengguna.

Jangan sampai terjadi orang-orang menekan tombol kembali, saat berada di halaman website Anda.

Mari kita langsung saja..

Menawarkan Nilai Daripada Meminta Backlink
Apa yang dikesalkan oleh Matt Cutts pada salam pembuka di atas, itu beralasan sangat jelas. Tiba-tiba tanpa ba-bi-bu, meminta backlink darinya. Terlepas minta secara gratis atau berbayar.

Seperti yang telah disinggung dari atas, strategi mendapatkan backlink natural melalui proses penjangkauan, itu dapat dilakukan dalam beberapa bentuk.

Tentukan beberapa target Anda.

Lalu, buat posting yang relevan, berkualitas tinggi dengan topik yang diperkirakan sangat diminati orang untuk ditautkan.

Ambil beberapa langkah untuk mendorong pembuatan backlink, dan tidak ada yang tidak wajar tentang hal itu. Ketika;

"…meletakkan tautan di tempat yang menambah nilai sebagai sumber daya yang relevan. Tidak peduli jika Anda membayarnya, memintanya, men-tweet tautan ke sana, atau mendapatkannya dengan cara lain. Jika itu memiliki nilai tambar untuk orang-orang, itu adalah tautan alami"

Backlink berbayar selalu menjadi area abu-abu di dunia SEO, dan Google memiliki algoritme canggih untuk melacaknya, itulah sebabnya opsi ini seringkali tidak disarankan dalam banyak panduan SEO di luar sana. Namun, intinya itu tetap: setiap kali backlink memiliki nilai aktual, itu dapat dianggap alami.

Faktanya, media-media besar menjual backlink mereka. Baik secara halus mau pun kasar.

Oleh karena itu, menjangkau orang-orang yang mungkin tertarik untuk berbagi tautan tidak boleh lepas dari pengertian backlink natural.

Sebaliknya, ini bisa menjadi strategi yang lebih efektif daripada sekadar membuat konten dan menunggu nasib dan berdo’a agar audiens memperhatikan dan menautkannya.

Jadikan Konten Anda Bertarget dan Bertujuan
Jika Anda dalam strategi link building, sebelum mulai membuat konten, penting untuk berpikir apakah ada orang yang tertarik untuk memublikasikan ulang atau menautkan kembali ke konten tersebut.

Mendaur ulang topik lama juga dapat berguna untuk menjaga konsistensi penerbitan, tetapi untuk kebutuhan pembuatan backlink alami, itu mengharuskan Anda untuk menawarkan sesuatu yang baru, sesuatu yang menarik. Sesuatu yangg memaksa orang untuk merujuk ke konten Anda.

Jadi mungkin perlu untuk membuat daftar website yang mengumpulkan audiens target Anda terlebih dahulu. Dimana kemudian dan mempertimbangkan jenis konten yang mungkin menarik bagi mereka.

Misalnya, jika Anda ingin ditampilkan di website yang menerbitkan berita tentang riset industri, pertimbangkan untuk mengembangkan penelitian yang layak diberitakan tentang topik yang sedang trending.

Benar, ini memang lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Tetapi melakukan pembuatan konten dengan pendekatan ini, bisa membuat Anda lebih meningkatkan potensi, ketimbang membuat konten yang sudah dibicarakan oleh semua blogger sepanjang waktu di luar sana.

Satu ebook berkualitas tinggi dapat memberi Anda lebih banyak backlink alami, daripada posting umum 500-1000 kata yang hanya bersifat menghibur audiens dalam kurun waktu yang singkat .

Bangun Sesuatu yang Lebih Baik
Saya benar-benar terinspirasi dengan konsep Pencakar Langitnya si Brian Dean, yang menyarankan untuk menemukan pos paling populer dan membangun sesuatu yang berkali-kali lebih baik lagi .

Yaitu, jika semua orang di niche Anda menawarkan "10 Cara Meningkatkan Penjualan Online", Anda perlu mempertimbangkan untuk membuat "40 Lebih Cara Meningkatkan Penjualan Online".

Strategi pembuatan konten jenis ini, mengharuskan Anda untuk terlebih dahulu mengidentifikasi target dan mengembangkan konten berdasarkan peluang yang ada.

Membangun konten yang sudah dibuat orang lain, dapat berguna untuk versi topik kontroversial. Jika ceritanya cukup relevan, orang lain akan mempertimbangkan untuk mengambil sudut pandang Anda, ketika mereka mempertimbang untuk mengaitkannya halaman mereka terkait topik tersebut.

Untuk memastikan hasil, setelah barang itu jadi, jangan tidur. Anda tetap harus terus bergerak untuk menjangkau orang yang tepat.

Berikut adalah gambaran langkah yang dapat Anda tindaklanjuti;

Langkah 1: Temukan ide konten yang layak untuk tautan.
Langkah 2: Buat menjadi sesuatu yang lebih baik.
Langkah 3: Jangkau orang yang tepat dan berpotensi tinggi.
Jadi, Anda tidak bisa berhenti pada satu langkah. Buat.. lalu membiarkan konten itu menentukan nasibnya sendiri. Jelas, hal yang paling urgen adalah langkah ketiga.

Namun, sayangnya bagian yang paling penting seringkali diabaikan. Konten luar biasanya, menghilang dimakan rayap.

Anda tidak dapat hanya percaya bahwa, konten hebat akan mampu menggerakkan orang-orang yang sibuk dengan urusannya masing-masing menautkan kembali ke Anda.

Teknik pencakar langit, hanya menjadi slogan semata dan Anda sebenarnya tidak lebih dari memainkan tembakan keberuntungan.

댓글목록

등록된 댓글이 없습니다.